Lokasi Anda:Beranda / Tata Bahasa N3 / ~っぱなし — dibiarkan begitu saja (tanpa diperbaiki)
~っぱなし — dibiarkan begitu saja (tanpa diperbaiki)
1. Struktur dasar
Jenis/kombinasi
Bentuk dengan ~っぱなし
Contoh struktur
Catatan
Kata kerja
Vます-buang ます + っぱなし
開けっぱなし/つけっぱなし/出しっぱなし
Membentuk nominalisasi keadaan/tindakan yang dibiarkan
Nominalisasi
~っぱなし + だ/にする/にしておく/のN
電気をつけっぱなしだ/ドアを開けっぱなしにする/出しっぱなしの本
Biasanya membawa nuansa mengkritik/tidak hati-hati
Bentuk berkelanjutan
Vます-buang ます + っぱなし (menekankan kelanjutan)
立ちっぱなし/歩きっぱなし
Menekankan berlangsung lama, terus-menerus (biasanya melelahkan/tidak nyaman)
Ejaan/ortografi
~っぱなし(umum)/~放し(jarang digunakan)
電気つけっぱなし
Biasanya ditulis dengan hiragana
2. Makna utama & analisis rinci
Makna 1: Membiarkan keadaan tetap (dibiarkan) setelah melakukan V, tidak diproses lebih lanjut. Nuansa: ceroboh, merepotkan, mendapat kritik.
Analisis: menekankan keadaan hasil setelah tindakan V dan perpanjangan yang tak terduga.
Makna 2: Terus melakukan V/terus-menerus V (untuk waktu yang lama). Nuansa: melelahkan, menyusahkan, tidak berubah posisi/keadaan.
Tatabahasa: Seluruh frasa berfungsi sebagai kata benda; dapat digabung dengan にする/にしておく untuk menekankan niat “membiarkan begitu saja”.
Pembatasan: Tidak digunakan untuk keadaan positif yang diinginkan (kecuali bila ada niat jelas dan tidak bernuansa kritik).
3. Contoh ilustrasi
窓を開けっぱなしにして寝てしまった。 Tertidur saat membiarkan jendela tetap terbuka.
電気をつけっぱなしだよ。もったいないから消して。 Lampu masih dibiarkan menyala. Sayang, matikanlah.
本を出しっぱなしにしないで、元の場所に戻して。 Jangan biarkan buku berserakan seperti itu, kembalikan ke tempat semula.
今日は会議でずっと立ちっぱなしだった。 Hari ini rapat terus-menerus sehingga harus berdiri terus.
テレビをつけっぱなしで出かけるのは危ない。 Keluar rumah sambil membiarkan TV tetap menyala itu berbahaya.
水道を出しっぱなしにする癖を直しなさい。 Hentikan kebiasaan membiarkan keran terus mengalir.
4. Penggunaan & nuansa
Biasanya disertai kata kerja yang menghasilkan keadaan “membuka/menutup/meninggalkan/menyalakan/mematikan/keluar/masuk”: 開ける/閉める/出す/つける/消す/置く/履く など.
Nada mengkritik/mengingatkan: ~っぱなしだ/~っぱなしにする membawa makna negatif.
Digunakan untuk posisi yang berlangsung lama: 立ちっぱなし/座りっぱなし/歩きっぱなし → mengisyaratkan kelelahan/ketidaknyamanan.
Bahasa lisan sehari-hari, tidak terlalu formal; dalam tulisan bersifat netral saat menggambarkan situasi.
5. Perbandingan & pembeda & pola serupa
Pola
Makna
Perbedaan utama
Contoh singkat
~まま
Menjaga keadaan tetap
Netral, tidak selalu mengkritik
靴のまま入る(netral) vs 靴を履きっぱなし(agak mengkritik)
~きり
Sejak V tetap... (tidak berubah)
Menekankan titik pemisah; lebih banyak dipakai dalam tulisan.
彼は出ていったきり戻らない
~続ける
Terus melakukan V
Menekankan tindakan berulang/berkelanjutan, tidak mengandung makna 'membiarkan'.
読み続ける(lanjut membaca) vs 読みっぱなし(selesai dibaca lalu ditinggalkan)
放置する
Membiarkan
Pilihan kata, lebih formal daripada ~っぱなし
問題を放置する
6. Catatan tambahan
Mengenai fonetik, bunyi geminate “っ” menekankan kesan “ditinggalkan/menggantung”.
Sering muncul dalam petunjuk/rambu: 水を出しっぱなしにしないでください。
Sebagian besar ditulis dalam hiragana; bentuk kanji ~放し jarang ditemui dan terasa kaku/sulit dibaca.
Dapat dikombinasikan dengan っぱなしにしておく untuk menegaskan “sengaja dibiarkan”.
7. Variasi & frasa tetap
つけっぱなし/消しっぱなし/開けっぱなし/閉めっぱなし/出しっぱなし/置きっぱなし
立ちっぱなし/座りっぱなし/歩きっぱなし/働きっぱなし
~っぱなしだ/~っぱなしにする/~っぱなしにしておく/~っぱなしの+N
8. Kesalahan umum & jebakan JLPT
Salah kombinasi dengan kata benda langsung: ×雨っぱなし → harusnya 雨を降らせっぱなし(tidak alami)。Gunakan kata kerja dasar yang benar.
Tertukar dengan ~まま: 開けっぱなし(mengandung ceroboh) ≠ 開けたまま(netral, deskriptif)。
Digunakan untuk makna positif yang dipaksakan: ×音楽を流しっぱなしで集中できた → っぱなし biasanya tidak dipakai dengan hasil yang positif.
Pemilihan kata kerja: Kata kerja yang bersifat instan sulit dipadankan dengan っぱなし jika tidak menghasilkan keadaan yang berkepanjangan.