家が近いので年に数回、おばの家に行く機会があるのだが、行くと必ず、おばが話をし、私を含むほかの者全員がそれを聞くことになる。
Karena rumahnya dekat, beberapa kali setahun saya berkesempatan mengunjungi rumah tante; setiap kali pergi, tante pasti mulai bercerita, dan semua orang termasuk saya harus mendengarkannya.
おばは活動的で、友達も多く、話題が豊富だ。
Tante sangat aktif, punya banyak teman, dan kaya akan bahan pembicaraan.
だから、話も結構面白い。
Jadi, ceritanya cukup menarik.
ただ、いくつか困る点もある。
Hanya saja, ada beberapa hal yang merepotkan.
ひとつは、ときどき、知らない人が突然現れたりすることだ。
Salah satunya, kadang-kadang orang tak dikenal tiba-tiba muncul.
「・・・・・・そしたら、石川さんがフロントに荷物をあ預けてどこかに行っちゃったのよ。
「・・・・・・Lalu, 石川さん menitipkan barangnya di meja resepsionis lalu pergi entah ke mana。」
しょうがないから、ロビーで1時間待ったわよ。」
「Karena tak ada pilihan, aku menunggu di lobi selama 1 jam。」
「え? 石川さんって誰?」などと思うのだが、機嫌よく話しているのを途中で止めづらい。
Saya berpikir, 「Eh? 石川さん itu siapa?」, namun sulit menghentikannya di tengah karena dia sedang bercerita dengan riang.
また、同じ話を何度もしているためか、話たつもりになって、説明がぬけ落ちることがある。
Selain itu, mungkin karena dia menceritakan hal yang sama berulang kali, ia merasa sudah menjelaskan sehingga beberapa penjelasan terlewat.
「どうして今、ここに?」「この人とこのひとはどういう関係?」などと疑問がわく。
Muncul pertanyaan seperti 「Kenapa dia ada di sini sekarang?」「Orang ini dan orang itu hubungannya seperti apa?」.
おぼの中では説明不要のことが、こちらにとっては新たな情報ということになり、情報のギャップになる。
Hal-hal yang bagi tante tidak perlu dijelaskan bagi kami justru menjadi informasi baru, sehingga terjadi kesenjangan informasi.
とはいえ、質問したら「ちゃんと話を聞いてなかったの?」と思われそうで、躊躇する。
Namun, kalau saya bertanya, saya khawatir dia akan berpikir, 「Kamu tidak benar-benar mendengarkan, ya?」, jadi saya ragu.
結局、何も言えず、特に問題などなかったように話は進むのだ。
Pada akhirnya, tanpa bisa mengatakan apa-apa, pembicaraan berlanjut seolah-olah tak ada masalah.
もう一つは、話がなかなか終わらないことだ。
Satu lagi, pembicaraannya susah berhenti.
話好きの人にありがちなことだが、放っておいたら、いつまでもしゃべり続ける。
Itu memang kebiasaan orang yang suka bicara; kalau dibiarkan, dia akan terus berbicara tanpa henti.
ある程度聞いたところで、話が終わるタイミングを待つのだが、なかなかつかめない。
Setelah mendengar sampai tingkat tertentu, saya menunggu momen ketika pembicaraan berakhir, tetapi sulit untuk menangkapnya.
二度、三度、あと一歩のところを経て、やっとタイミングを見つけ、「じゃ、私はそろそろ・・・・・」と言うことができる。
Setelah dua, tiga kali melewati hampir sampai satu langkah lagi, akhirnya saya menemukan momennya dan bisa berkata, 「じゃ、私はそろそろ・・・・・」.
結局、話好きの人は、相手が話の内容を理解しているかどうかについては、それほど関心がないように思われる。
Pada akhirnya, orang yang suka bicara tampaknya tidak terlalu peduli apakah lawan bicaranya memahami isi pembicaraan atau tidak.
それよりも、話すことで気分がよくなることのほうが大事なのだろう。
Yang lebih penting mungkin bahwa berbicara membuat mereka merasa enak.
だから、内容が全部わからなくても、気にしなくてもいいのではないか、そう思うことにしている。
Oleh karena itu, saya memutuskan berpikir bahwa tidak apa-apa jika tidak mengerti seluruh isi pembicaraan.
質より量なのだ。
Jumlah lebih penting daripada kualitas.
CHECK Q1
筆者は、
話がわからなくなったとき、どうすると
言っていますか。
Menurut penulis, apa yang dilakukan ketika ia mulai tidak mengerti percakapan?
① a.
聞いて
確かめる Mendengarkan untuk memastikan
② b. そのまま
聞く Mendengarkan begitu saja
An b(「
結局、
何も
言えず、・・・
話は
進むのだ。」から)
Dari b 「Akhirnya, tidak bisa mengatakan apa-apa,・・・pembicaraan berlanjut.」
Q2
筆者は、
話好きの
人にはどうするのがいいと
思っていますか。
Menurut penulis, apa yang sebaiknya dilakukan terhadap orang yang suka berbicara?
An たくさん
話を
聞いてあげるのがいい。
Sebaiknya banyak mendengarkan mereka.