ぼくは明治40年代に日本の浜松で生まれました。
Aku lahir di Hamamatsu, Jepang pada tahun Meiji ke-40.
当時、日本は西洋文化を積極的に取り入れ、一般の人もバイオリンという西洋の楽器の演奏を楽しみました。
Pada waktu itu, Jepang secara aktif mengadopsi budaya Barat, dan orang biasa pun menikmati memainkan alat musik Barat yang disebut biola.
ぼくのご主人は、バイオリンを奥様の弾く琴の合奏を楽しみました。
Pemilikku menikmati mengiringi permainan koto yang dimainkan oleh istrinya dengan biola.
しかし、間もなく奥様は病気で亡くなり、ご主人はぼくを押し入れました。
Namun, tak lama kemudian istrinya meninggal karena sakit, dan pemilikku menyimpanku di dalam lemari.
新しい奥様が来た後、ご主人は新しい奥様に遠慮してか、ぼくを押し入れから出すことはありませんでした。
Setelah datang istri baru, mungkin karena sungkan kepada istri baru, pemilikku tidak pernah mengeluarkanku dari lemari.
ご主人は晩年、一番上の息子さんの家で住むことになりましたが、そこでも、ぼくは押し入れに入ることになりました。
Di masa tuanya, pemilikku tinggal di rumah anak sulungnya, namun di sana pun aku tetap dimasukkan ke dalam lemari.
ご主人が亡くなった後、息子さんは子供たちに「お祖父さんのバイオリン」の思い出話はしましたが、バイオリンを見せることはありませんでした。
Setelah pemilikku meninggal, putranya menceritakan kepada anak-anak kisah kenangan tentang 「お祖父さんのバイオリン」、tetapi ia tidak pernah menunjukkan biola itu.
息子さんが亡くなった1997年、父親のものを片付ける娘さんに、ぼくは発見させました。
Pada tahun 1997, ketika putranya meninggal, aku ditemukan oleh putrinya yang sedang merapikan barang-barang ayahnya.
娘さんは「お祖父さんのバイオリン」の話も思いだしたようです。
Sepertinya putrinya juga teringat cerita tentang 「お祖父さんのバイオリン」。
バイオリン工房に運ばれ、修理もしてもらいました。
Aku dibawa ke bengkel biola dan juga diperbaiki.
そして、ぼくは90年ぶりに音が出せるようになりました。
Dan akhirnya aku bisa mengeluarkan suara lagi setelah 90 tahun.
これをきっかけに、娘さんはバイオリンを習い始めましたが、もっときれいな音がいいと言って、新しいバイオリンを買いました。
Berawal dari ini, putrinya mulai belajar biola, tetapi ia mengatakan ingin suara yang lebih indah, lalu membeli biola baru.
それと同時に、ぼくは娘さんの部屋の壁に掛けられることになりました。
Pada saat yang sama, aku pun digantung di dinding kamar putrinya。
明治時代に大量生産で作られたぼくは、高級なものではなかったのです。
Aku, yang dibuat secara massal pada zaman Meiji, bukanlah barang mewah.
それから20年後、今度は娘さんのめいがバイオリンを習うことになり、ぼくはそのめいの家に送られました。
Dua puluh tahun kemudian, kali ini keponakan dari putrinya mulai belajar biola, dan aku dikirim ke rumah keponakan itu.
明治、大正、昭和、平成の各時代のほとんどを押し入れで過ごしたぼくは、再び音が出せるようになった今、昔のご主人と奥様のお二人による楽しい演奏をなつかしくおもいだしています。
Aku, yang menghabiskan hampir seluruh zaman Meiji, Taisho, Showa, dan Heisei di dalam lemari, sekarang setelah bisa berbunyi lagi, merindukan dan mengenang dengan hangat permainan menyenangkan yang dulu dimainkan oleh tuan dan nyonya.
CHECK Q1
お祖父さんのバイオリンと
同じものは
何ですか。
Barang apa yang sama dengan
biola kakek?
An ぼく。
penulis。
Q2 ご
主人以外でバイオリンを
弾いたのは
誰ですか。
Siapa yang memainkan biola selain suami?
An お
祖父さんの
孫娘(おじいさんの
息子の
娘)とその
姪。
Cucu perempuan kakek, putri dari anak laki‑laki sang kakek, dan keponakannya.