10. ~ば/たら/と・・・たい/のに/よかった など

~ば/たら/と。。。たい/のに/よかった など
Seandainya… (bertentangan dengan kenyataan)
Struktur
~ば/~たら/~と … たい/のに/よかった など
Penjelasan
Digunakan untuk menyatakan keinginan yang bertentangan dengan kenyataan saat ini atau hal yang tidak nyata. Sering disertai ~ば/~たら/~と…たい/のに/よかった….
Contoh
Seandainya aku jadi dokter, aku bisa membantu orang-orang yang menderita penyakit.
「Tidak mau membeli?」「Iya, kalau sedikit lebih murah aku akan membelinya, tapi...」
Jika bisa terlahir kembali, aku ingin dilahirkan sebagai laki-laki/wanita.
Kalau tidak ada anak, aku bisa bekerja lebih banyak, tapi...
「Maaf, aku kurang pandai menjelaskan. Aku berharap bisa menjelaskannya dengan lebih baik。」
Penjelasan
Menunjukkan penyesalan tentang masa lalu: 'seandainya waktu itu... maka...'. Menekankan rasa menyesal terhadap kejadian yang telah terjadi.
Contoh
Seandainya ada sedikit waktu lagi, aku pasti bisa menyelesaikannya.
「Acara pertukaran kemarin menyenangkan. Suzuki-san seharusnya ikut juga。」
Andai waktu itu aku lebih berani sedikit, mungkin aku bisa menolongnya.
Hampir saja aku lulus. Seharusnya aku berusaha sedikit lebih keras.
Seharusnya aku naik taksi. Dengan begitu mungkin aku sempat tiba tepat waktu.
Saya membuat teman marah. Seharusnya saya tidak mengatakan hal seperti itu.
Catatan
1) Mudah tertukar với kalimat kondisi biasa. → Pola ini dipakai untuk menyatakan keinginan yang berlawanan dengan kenyataan saat ini, sesuatu yang tidak terjadi.2) Perhatikan cụm yang sering đi kèm ở klausa setelahnya. → Sering ditemui: ~たい/~のに/~よかった… untuk menyatakan “seandainya…”.3) Tidak dipakai khi hanya menyatakan kondisi yang bisa dilakukan sekarang. → Jika itu rencana/kondisi nyata, gunakan kondisi biasa, bukan yang bernuansa “harapan”.